Showing posts with label Liga Italia. Show all posts
Showing posts with label Liga Italia. Show all posts

Saturday, April 16, 2011

Hasil dan Video Pertandingan AC Milan vs Sampdoria (Serie A 2010/11)

Hasil AC Milan vs Sampdoria. AC Milan semakin kokoh di Capolista Serie-A berkat kemenangan 3-0 atas Sampdoria pada lanjutan Serie A Liga Italia Giornata ke-33.

Bertanding di San Siro, Minggu, 17 April 2011, dinihari WIB,  Milan langsung memegang kendali serangan. Peluang pertama tercipta saat laga baru memasuki menit ke-2. Namun, tendangan jarak jauh Kevin-Prince Boateng masih jauh dari sasaran.

Pada menit ke-19, Milan dipaksa harus mengganti kiper Christian Abbiati. Posisi Abbiati pun diisi oleh penjaga gawang cadangan, Marco Amelia.

Meski begitu, pasukan arahan Massimiliano Allegri tetap tampil mengesankan. Terbukti pada menit ke-20, publik San Siro sudah bergembira berkat gol lesakkan dari Clarence Seedorf.

Empat menit jelang babak pertama berakhir, Milan kembali harus melihat pemainnya terkapar di lapangan. Kali ini, striker Alexandre Pato yang harus keluar akibat mengalami gangguan pada pahanya. Keunggulan 1-0 tuan rumah itu bertahan sampai turun minum.

Di babak kedua, I Rossoneri tak mengendurkan serangan. Hasilnya langsung terbukti pada menit ke-53. Berawal dari sebuah sepak pojok, sundulan Mario Yepes malah mengenai tangan pemain Il Samp, Massimo Volta.

Tanpa ragu, wasit langsung menunjuk titik putih untuk keuntungan tuan rumah. Eksekusi pinalti Antonio Cassano berhasil membobol mantan klubnya itu.

Beberapa menit berselang atau tepatnya menit ke-61, Milan memastikan skor bertambah melebar. Sebuah gol manis dari Robinho semakin membuat publik San Siro bersorak gembira.

Skor akhir pun bertahan 3-0 untuk kemenangan Milan. Dengan hasil tersebut, tim asuhan Massimilliano Allegri tetap di puncak klasemen dengan keunggulan enam poin dari Napoli yang jadi pesaing terdekatnya. Tetapi angka ini masih dapat kembali terpangkas menjadi tiga jika Napoli bisa mengalahkan Udinese, Minggu (17/4).

Video hasil pertandingan AC Milan vs Sampdoria bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain AC Milan vs Sampdoria:

AC Milan: Abbiati (Amelia 19); Abate, Yepes, Thiago Silva, Zambrotta; Gattuso, Van Bommel (Pirlo 74), Seedorf; Boateng; Pato (Cassano 41), Robinho.

Sampdoria
: Curci; Volta, Gastaldello, Martinez (Zauri 57); Dessena, Tissone, Palombo, Koman, Laczko; Pozzi (Biabiany 76), Maccarone.

Hasil dan Video Pertandingan Parma vs Inter Milan (Serie A 2010/11)

Hasil Parma vs Inter Milan. Inter Milan kembali melanjutkan tren negatif selama beberapa pekan. Setelah dibantai Milan pada Derby della Madonnina, Inter juga harus tersisih di babak perempat final Liga Champions usai kalah dua kali dari Schalke 04. Kali ini giliran Parma yang menaklukkan Inter Milan dengan dua gol tanpa balas pada lanjutan Liga Italia Giornata ke-33.

Bertanding di Ennio Tardini, Minggu, 17 April 2011, dinihari WIB, Inter yang sangat butuh kemenangan mampu memeragakan permainan cepat semenjak menit-menit awal. Dalam sepuluh menit pertama, mereka memiliki dua peluang emas lewat sepakan Samuel Eto'o dan Dejan Stankovic. Sayang, keduanya berhasil dimentahkan kiper Parma, Antonio Mirante.

Pada menit ke-23, Stankovic nyaris kembali menggetarkan gawang tuan rumah melalui tendangan bebas. Sial bagi Inter, tendangan bolanya masih membentur mistar gawang.

Alih-alih berhasil memecah kebuntuan, Inter justru harus kebobolan. Pada menit ke-35, memaksimalkan umpan Francesco Modesto, Sebastian Gionvinco melepaskan tembakan keras kaki kiri yang bersarang ke tengah gawang Julio Cesar.

Gol itu membuat Inter langsung tersengat. Sayang upaya mereka menyamakan kedudukan masih belum berhasil hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Inter terus membenahi efektivitas serangan mereka. Daya gedor skuad asuhan Leonardo ini juga mulai membaik. Upaya memainkan Wesley Sneijder dan Diego Milito juga turut menambah variasi serangan tim tamu.

Akan tetapi, justru Parma yang hampir saja menambah gol andai Amauri mampu memaksimalkan umpan matang Giovinco pada awal babak kedua. Sementara Sneijder pun langsung membalas melalui percobaan tendangan jarak jauhnya yang masih belum menemui sasaran.

Upaya Inter menembus pertahanan Parma semakin keras. Namun, permainan disiplin yang diperagakan skuad asuhan Franco Colomba membuat segala usaha Inter kerap menemui kebuntuan. Termasuk saat Milito mampu lolos dari perangkap offside. Sayang sepakannya masih tepat mengarah di pelukan Mirante.

Ambisi terus menyerang yang diperagakan Inter membuat Parma mampu memaksimalkan celah di lini belakang. Pada menit ke-86, bola pantul hasil percobaan tendangan Valeri Bojinov mampu menghampiri kaki Amauri yang lantas diselesaikannya dengan sempurna ke gawang Julio Cesar.

Gol Amauri tersebut membuat mentalitas Inter semakin runtuh. Alhasil, hingga laga usai skor 2-0 bagi tuan rumah pun tetap bertahan. Mimpi buruk Inter pada April ini terus berlanjut.

Hasil ini membuat usaha pasukan Leonardo untuk mendekati puncak klasemen menjadi kandas. Inter kini ada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan poin 63. La Beneamata tertinggal delapan poin dari AC Milan yang ada di puncak dan dua angka dari Napoli yang ada di urutan kedua.

Video hasil pertandingan Parma vs Inter Milan bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain Parma vs Inter Milan:

Parma: Mirante; Lucarelli, Paletta, Gobbi, Zaccardo, Dzemaili, Modesto, Morrone, Candreva (Valiani 65), Giovinco (Bojinov 81), Amauri (Crespo 89).

Inter Milan: Julio Cesar; Ranocchia, Lucio, Chivu (Sneijder 46), Nagatomo, Cambiasso, Kharja (Pandev 77), Stankovic, Zanetti, Eto'o, Pazzini (Milito 61).

Hasil dan Video Pertandingan AS Roma vs Palermo (Serie A 2010/11)

Hasil AS Roma vs Palermo. AS ROma kembali gagal mengamankan poin di kandang sendiri, kali ini Palermo yang mempermalukan Pasukan Serigala dihadapan pendukungnya sendiri dengan skor 2-3.

Bertanding di Stadion Olimpico, Roma, Minggu, 17 April 2011, dinihari WIB, Roma langsung menggebrak semenjak menit-menit awal. Dalam kurun 15 menit, gawang Parlemo nyaris dua kali kebobolan. Beruntung, kiper Salvatore Sirigu berhasil menggagalkan tembakan John Arne Riise dan Jeremy Menez.

Memasuki menit ke-20, gawang Sirigu akhirnya bergetar juga. pelanggaran Armin Bacinovic terhadap Menez di kotak terlarang membuat wasit Andrea Romeo tak segan menghadiahi penalti untuk Roma.

Kapten Francesco Totti yang dipercaya sebagai algojo mampu menjalankan tugasnya dengan sempurna. Inilah gol ke-204 Er Purpone sepanjang kariernya di Serie-A.

Usai ketinggalan satu gol, Palermo langsung coba lebih bermain terbuka. Serangan demi serangan coba dilancarkan skuad asuhan Delio Rossi. Tidak hadirnya Philippe Mexes dan Juan membuat lini belakang Roma sedikit melemah. Abel Hernandez hampir menyamakan kedudukan andai tendangan melengkungnya tidak melebar.

Babak pertama tersisa dua menit lagi, wasit kembali menunjuk titik putih. Namun, kali diberikan kepada kubu Palermo setelah Nicolas Burdisso dianggap mendorong Mauricio Pinilla. Hasilnya, Pinilla sendiri yang dipercaya sebagai eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan sempurna. Skor imbang 1-1 pun bertahan hingga jeda.

Pada paruh kedua, laga berjalan jauh lebih seru karena kedua kubu mulai berani tampil terbuka. Baik Roma maupun Palermo saling jual beli serangan yang berujung cukup banyaknya peluang-peluang tercipta sejak awal babak kedua.

Akan tetapi, justru Palermo yang akhirnya mampu berbalik unggul saat laga sudah memasuki menit ke-84. Adalah Abel Hernandez yang mampu menaklukkan Doni usai menerima asssist matang dari Pinilla.

Gol itu membuat laga semakin sengit. Palermo tetap tak mengendurkan serangan, sementara Roma kian agresif. Saat laga memasuki satu menit masa injury time, Palermo mempertegas keunggulan melalui gol kedua Hernandez. Lagi-lagi Pinilla menjadi kreator gol yang membawa I Rosanero ini unggul 3-1.

Namun, hanya berselang satu menit, Roma mampu langsung memperkecil ketinggalan menjadii 2-3 melalui aksi dua pemain pengganti. Mirko Vucinic mampu meneruskan umpan Marco Borriello guna menaklukkan Sirigu.

Sayang, sisa waktu tak cukup membuat Roma mampu mencetak gol penyeimbang. Hingga wasit meniupkan peluit akhir, skor 2-3 untuk Palermo tetap bertahan.

Ini adalah kekalahan kandang kedua yang diderita Roma secara berturut-turut setelah dalam laga sebelumnya Totti dkk takluk 0-2 dari Juventus (3/4/2011).

Hasil ini membuat Roma berada di posisi enam dengan poin 54. Sementara Palermo ada di urutan kedelapan dengan poin 45.

Video hasil pertandingan AS Roma vs Palermo bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain AS Roma vs Palermo:

AS Roma: Doni; Burdisso, Loria, Riise, Cassetti, Pizarro, De Rossi, Taddei, Rosi (Vucinic 57), Totti, Menez (Borriello 72).

Palermo: Sirigu; Bovo, Goian, Balzaretti, Cassani, Bacinovic (Acquah 63), Pastore, Nocerion, Migliaco, Hernandez (Kurtic 90), Mauricio Pinilla.

Sunday, April 10, 2011

Hasil dan Video Pertandingan Fiorentina vs AC Milan (Serie A 2010/11)

Hasil Fiorentina vs AC Milan. AC Milan berhasil menjaga jarak dari kejaran para rival di klasmen Serie A Italia berkat kemenangan yang diraih I Rossoneri atas Fiorentina dinihari tadi. AC Milan sukses menumbangkan tuan rumah Fiorentina dengan skor 2-1, hasil ini sesuai dengan prediksi BolaGoalNet (baca: Prediksi Skor Pertandingan Fiorentina vs AC Milan).

Bertanding di Stadion Artemio Franchi, Senin, 11 April 2011, dinihari WIB, AC Milan langsung menggebrak sejak peluit babak pertama dibunyikan. Hasilnya pada menit ke-2 Milan mendapatkan peluang mencetak gol melalui sepakan Seedorf namun masih mampu dihadang kiper Boruc.

Akhirnya Milan mampu unggul terlebih dahulu pada menit ke-8 melalui Seedorf. Berawal dari upaya mengumpan Zlatan Ibrahimovic kepada Clarence Seedorf, bola mampu dihalau oleh Gianluca Comotto. Namun, bola disambar kembali oleh Alexandre Pato yang langsung mengumpankannya kembali ke arah Seedorf. Tanpa membuang kesempatan, gelandang veteran asal Belanda itu mampu menaklukkan kiper Artur Boruc untuk membawa Milan unggul 1-0.

Tiga menit berselang Milan punya peluang menggandakan keunggulan. Berhadapan satu lawan satu dengan kiper sepakan Pato masih terhadang Boruc.

Selanjutnya Milan mendominasi jalannya laga. Namun La Viole tetap mampu mengkreasikan peluang yang salah satunya datang dari sepakan jarak jauh Adem Ljajic yang mengarah ke sudut bawah gawang dengan susah payah ditepis Abiatti.

Setelah tendangan Gianluca Zambrotta memanfaatkan umpan datar tendangan sudut Pato masih bisa ditepis kiper, Milan akhirnya menggandakan keunggulan di menit 41 melalui serangan yang terbangun rapi.

Bermula dari umpan backheel Kevin Boateng, Ibra menusuk ke muka kotak penalti Fiorentina dan mengembalikan pada Boateng yang menusuk di sisi kanan. Melakukan sprint ke arah kotak penalti bola yang diumpan Boateng ke muka gawang diceploskan menjadi gol oleh Pato. Milan unggul 2-0.

Unggul dua gol pada babak pertama membuat Milan sedikit mengendurkan serangan. Pada babak kedua, Fiorentina mampu mengembangkan permainan, dan berani tampil lebih menekan. Masuknya Khouma Babacar menggantikan Adem Ljajic juga turut menambah warna baru pada lini depan La Viola.

Meski bermain lebih bertahan ketimbang pada babak pertama, Milan tetap mampu menciptakan beberapa peluang emas menambah gol. Di antaranya diciptakan Ibra yang sayangnya gagal memaksimalkan dua peluang emas di mulut gawang.

Kegagalan Ibra itu harus dibayar mahal saat tuan rumah mampu mengais asa melalui gol yang memperkecil ketinggalan pada menit ke-79. Diawali tendangan Riccardo Montolivo yang sempat ditepis Christian Abbiati, bola muntah segera disambar Juan Vargas untuk mengubah skor menjadi 1-2.

Gol itu membuat semangat juang La Viola kembali meninggi. Permainan pun menjadi semakin sengit dan panas. Alhasil, Ibra yang baru kembali dari skorsing harus kembali mendapat kartu merah akibat memprotes keras wasit. Milan pun harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-87.

Sayang, dengan tambahan waktu 4 menit yang diberikan wasit, Fiorentina pun tetap gagal mencetak gol penyeimbang. Hingga akhir laga, Milan mampu mempertahankan keunggulan 2-1.

Kemenangan ini membuat Milan kembali menjauh dari kejaran Napoli. Milan kini punya 68 poin, unggul tiga dari Marek Hamsik cs yang punya angka 65.

Video hasil pertandingan Fiorentina vs AC Milan bisa anda saksikan di Soccer Video.

Susunan pemain Fiorentina vs AC Milan:

Fiorentina: Boruc; Comotto, Gamberini, Natali (Kroldrup, 56'), Pasqual; Donadel (Behrami, 63'), Montolivo, Vargas; Santana, Ljajic (Babacar, 46'); Gilardino.

AC Milan: Abbiati; Abate, Yepes, Silva, Zambrotta; Flamini, Van Bommel, Seedorf; Boateng (Gattuso, 77'); Ibrahimovic, Pato.

Hasil dan Video Pertandingan Juventus vs Genoa (Serie A 2010/11)

Hasil Juventus vs Genoa. Juventus raih kemenangan penting atas tamunya Genoa. Setelah sempat tertinggal dua kali, Juventus mampu membalikkan keadaan dan menang 2-3 berkat gol Luca Toni di masa injury time.

Bertanding di Stadion Olimpico, Turin, Minggu, 10 April 2011, Genoa mampu unggul terlebih dahulu pada saat laga baru berjalan 7 menit. Berawal dari umpan silang Luca Antonelli, Leonardo Bonucci yang bermaksud membuang bola malah membelokkan si kulit bundar ke gawang Marco Storari.

Peluang menyamakan skor pada babak pertama hadir pada menit ke-21. Namun sebuah tendangan dari gelandang Felipe Melo masih berhasil diamankan penjaga gawang Genoa yang berasal dari Portugal, Eduardo. Kedudukan 0-1 untuk Genoa bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, upaya Juventus membuat skor imbang akhirnya tercipta pada menit ke-50. Kali ini umpan silang Marco Motta berhasil diteruskan Simone Pepe untuk membobol gawang Genoa.

Akan tetapi gol penyeimbang tersebut ternyata tak bertahan lama. Tujuh menit berselang, Il Grifone kembali membuat keunggulan melalui gol striker Antonio Floro Flores.

Tak hanya Genoa yang bisa membuat gol cepat setelah kebobola, tuan rumah pun ternyata melakukan hal yang sama. Pada menit ke-63, umpan Toni sukses dikonversikan Alessandro Matri untuk kembali membuat skor sama kuat.

Kepastian tiga poin bagi Juventus akhirnya datang pada menit ke-83. Toni yang merupakan mantan pemain Genoa, dengan sempurna menaklukkan Eduardo untuk memberikan kemenangan bagi Juventus.

Kesempatan terakhir Genoa untuk menyamakan skor sempat muncul beberapa menit jelang laga berakhir. Namun sebuah tendangan akrobatik Floro Flores hanya menyamping di samping gawang Juventus.

Tambahan tiga poin tak mengubah posisi Juve di peringkat ketujuh klasemen Seri A dengan koleksi 51 poin dari 32 pertandingan. Sementara Genoa di peringkat ke-12 dengan 39 poin.

Video hasil pertandingan Juventus vs Genoa bisa anda saksikan di Soccer Video.

Susunan pemain Juventus vs Genoa:

Juventus: Marco Storari, Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci, Armand Traore, Marco Motta (Frederik Sorensen 62'), Felipe Melo (Luca Toni 62'), Claudio Marchisio, Alberto Aquilani, Simone Pepe (Jorge Martinez 78'), Alessandro Matri, Milos Krasic

Genoa: Eduardo, Kakha Kaladze, Dario Dainelli, Emiliano Moretti, Giandomenico Mesto, Omar Milanetto (Enej Jelenic 81'), Abdoulay Konko, Luca Antonelli (Jose Chico 64'), Marco Rossi, Antonio Floro Flores, Alberto Paloschi (Rodrogo Palacio 69').

Saturday, April 9, 2011

Hasil dan Video Pertandingan Udinese vs AS Roma (Serie A 2010/11)

Hasil Udinese vs AS Roma. AS Roma berhasil mencuri tiga poin dari kandang Udinese berkat kemenangan dramatis dengan skor 2-1. Seluruh gol Il Lupi diborong oleh pemain andalan mereka, Francesco Totti.

Bertanding di Stadion Friuli, Minggu, 10 April 2011, dinihari WIB, Udinese mengambil inisiatif untuk lebih dulu menekan pertahanan Roma.Kiper AS Roma Alexandre Doni berhasil mematahkan serbuan yang dilancarkan Antonio Di Natale, German Denis, dan Mauricio Isla.

Peluang terbaik Udinese diraih Almen Abdi pada menit ke-29. Menerima umpan dari Pablo Armero, Abdi langsung menendang bola dengan tendangan kaki kanannya yang sayangnya masih bisa diselamatkan Doni.

Roma sendiri baru memperoleh kesempatan terbaik pada menit ke-32. Tendangan bebas kapten Roma, Francesco Totti, mengenai kepala salah satu pemain Udinese yang hampir menjebol gawangnya sendiri. Beruntung kiper Samir Handanovic dengan sigap menghalau bola dan hanya menghasilkan tendangan sudut bagi Roma.

Saling silih berganti serangan terus dilakukan kedua kubu. Roma memang sedikit lebih mendominasi permainan. Akan tetapi, hingga turun minum kedua tim sama-sama tak mampu menciptakan gol.

Memasuki babak kedua, tim tamu coba meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-57, petaka menghampiri Udinese saat Giampaolo Pinzi melanggar David Pizarro di dalam area penalti. hadiah tendangan penalti pun diberikan untuk Roma dan berhasil dieksekusi dengan sempurna oleh Francesco Totti.

Keunggulan Roma itu mampu bertahan cukup lama. Sebelum dua menit menjelang waktu normal berakhir, Antonio Di Natale membuat publik Friuli bergemuruh setelah mampu menyamakan kedudukan melalui sepakan dari jarak dekat.

Sayang, euforia Udinese tak berlangsung lama. Saat masa injury time berjalan empat menit, secara dramatis Totti mampu kembali menjebol gawang Handanovic sekaligus membawa Roma menutup laga dnegan keunggulan 2-1.

Dengan kemenangan ini tim ibukota Italia berada di peringkat keenam dengan poin 53. Sementara Udinese masih di posisi empat klasemen sementara dengan nilai 56.

Video hasil pertandingan Udinese vs AS Roma bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain Udinese vs AS Roma

Udinese: Handanovic; Domizzi (Vydra 87), Zapata, Benatia, Armero, Pinzi, Abdi (Cuadrado 71), Isla, Asamoah, Di Natale, Germand Denis (Corradi 73).

AS Roma: Doni; Riise, Cassetti, Juan, Burdisso, Brighi (Perrotta 72), Pizarro, De Rossi, Rosi (Taddei 65), Totti, Vucinic (Borriello 74).


Hasil dan Video Pertandingan Inter Milan vs Chievo (Serie A 2010/11)

Hasil Inter Milan vs Chievo. Melalui perjuangan berat, Inter Milan sukses membekap tamunya Chievo dengan skor 2-0 pada lanjutan Liga Italia giornata ke-32. Hasil ini sesuai dengan prediksi BolGoalNet (baca: Prediksi Skor Pertandingan Inter Milan vs Chievo). Dengan kemenangan ini, Nerazzuri menggeser Napoli untuk kembali menempati posisi dua klasemen sementara Seri A.

Bertanding di Giuseppe Meazza, Sabtu, 9 April 2011, malam WIB, Inter dipaksa berjuang keras karena pada awal laga pelatih Leonardo memutuskan mencadangkan beberapa pilar utama mereka seperti Wesley Sneijder, Thiago Motta, serta Diego Milito. Kali ini Giampaolo Pazzini dan Samuel Eto'o dipercaya berduet di lini depan.

Sayang, keputusan itu berdampak pada penampilan I Nerazzurri pada laga ini. Kreativitas Eto'o cs tanpa kehadiran Sneidjer terlihat sedikit melemah. Beberapa upaya serangan pun kerap gagal menaklukkan kiper Chievo, Stefano Sorentino.

Peluang terbaik Inter pada babak pertama baru tercipta saat laga tersisa 2 menit menuju jeda. Sayang tendangan Pazzini maasih mampu diblok, samentara bola muntah yang disambar Maicon masioh melebar dari gawang. Skor kacamata pun bertahan hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua, Leonardo akhirnya tak punya pilihan selain memasukkan Sneijder menggantikan Dejan Stankovic. Masuknya playmaker asal Belanda itu mulai membuat agresivitas serangan Inter meningkat. Pun dengan masuknya Milito menggantikan Pazzini pada menit ke-61.

Hasilnya, memasuki menit ke-66, Inter akhirnya mampu memecah kebuntuan setelah umpan tarik Maicon dari sisi kanan mampu disambar Esteban Cambiasso dengan tendangan voli yang gagal dihalau Sorentino.

Gol itu membuat rasa percaya diri skuad Inter semakin meningkat. Leonardo pun mencoba mengambil inisiatif mengamankan keunggulan dengan menarik keluar Eto'o, dan menggantikannya dengan seorang gelandang, Thiago Motta.

Bermain dengan menyisakan Milito sendirian di depan tak lantas membuat daya gedor Inter mengendur. Bahkan 6 menit menjelang laga usai, mereka mampu menggandakan keunggulan memanfaatkan kelengahan pertahanan Chievo. Kali ini giliran Maicon sendiri yang mencetak gol sekaligus menutup laga dengan keunggulan 2-0 untuk Inter.

Hasil tersebut membuat Inter kini mengoleksi poin 63 hasil dari 32 pertandingan. Inter pun berhak atas posisi dua klasemen, kendati Napoli yang kini ada di posisi tiga dengan poin 62 berpeluang kembali ke posisi itu jika menang dalam partainya di giornata 32 ini. Klasemen sendiri masih dipimpin AC Milan dengan poin 65 dari 31 laga.

Video hasil pertandingan Inter Milan vs Chievo bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain Inter Milan vs Chievo:

Inter Milan: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Ranocchia, Nagatomo; Zanetti, Cambiasso, Stankovic (Sneijder '48); Kharja; Pazzini (Milito '60), Eto'o (Motta '72)

Chievo: Sorrentino; Sardo, Mandelli, Andreolli, Jokic; Fernandes, Rigoni, Costant (Marcolini '66); Bogliacino (Uribe '77); Moscardelli (Thereau '54), Pellissier.


 

Sunday, April 3, 2011

Hasil dan Video Hasil Pertandingan AS Roma vs Juventus (Serie A 2010/11)

Hasil AS Roma vs Juventus. AS Roma tumbang di kandang sendiri oleh tamunya Juventus dengan skor 0-2. Dengan hasil ini, rentetan hasil positif AS Roma di Serie-A selama diasuh Vincenzo Montella akhirnya berakhir.

Bertanding di Stadion Olimpico, Roma, Senin, 4 April 2011, dinihari WIB, Roma mampu tampil mendominasi baik dalam penguasaan bola maupun penciptaan peluang selama babak pertama. Namun, aksi-aksi cemerlang kiper Juventus, Marco Storari membuat lini depan tuan rumah kerap frustrasi.

Sepanjang 20 menit pertama, Roma melepaskan setidaknya lima tembakan. Namun, Storari yang tampil menggantikan Gianluigi Buffon, mampu menjinakkan ancaman-ancaman tuan rumah.

Pada menit ke-30 Francesco Totti hampir saja membuka keunggulan Roma jika tendangannya ke gawang yang telah ditinggal Storari tidak mampu dihalau Leonardo Bonucci.

Kebalikan dengan Juventus. Hampir sepanjang babak pertama ini upaya serangan yang dilakukan skuad asuhan Luigi Del Neri itu tak mampu memberi ancaman ke gawang Alexander Doni. Beruntung bagi mereka mampu tetap menahan imbang tanpa gol hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Juventus mulai mampu mengambil alih kendali permainan. Tekanan demi tekanan yang dilancarkan Alessandro Matri cs jauh lebih efektif ketimbang pada babak pertama.

Cedera yang menimpa Philippe Mexes pada menit ke-51 pun turut memperlemah kekuatan lini belakang Roma. Alhasil, I Bianconeri semakin leluasa menekan dan memebri ancaman ke gawang Doni.

Hasilnya, laga berjalan tepats atu jam, Juventus mampu membuka skor melalui winger asal Serbia, Milos Krasic. Memanfaatkan umpan tarik bek kiri, Fabio Grosso, Krasic dengan jitu mampu melepas tendangan voli yang gagal diantisipasi oleh Doni.

Laga berjalan 14 menit, lagi-lagi Grosso memberi andil atas terciptanya gol kedua Juventus. Kali ini umpan pahlawan Italia pada final Piala Dunia 2006 lalu itu mampu disambar Matri. Skor menjadi 2-0 buat Juventus.

Ketinggalan dua gol membuat Montella coba berbenah.Upaya dilakukan dengan memasukkan Marco Borriello menggantikan Mirko Vucinic. Namun tetap saja tak memberi efek positif terhadap hasil di depan gawnag.

Hingga laga usai, Roma tak mampu memaksa Storari memungut bola dari gawangnya. Skor akhir 2-0 pun membuat Juventus kini menempel ketat Roma di peringkat 7 dengan selisih 2 poin.

Dengan kemenangan ini, pasukan Luigi Del Neri tetap di peringkat ketujuh klasemen sementara Seri A dengan 48 poin dari 31 pertandingan. Sementara Giallorossi satu strip di atasnya dengan keunggulan dua poin.

Video hasil pertandingan AS Roma vs Juventus bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain AS Roma vs Juventus:

AS Roma: Doni, Burdisso, Mexès (Cassetti 51'), Juan, Riise, Pizarro, De Rossi, Menez, Perrotta (Taddei 74'), Vucinic (Borriello 74'), Totti.

Juventus: Storari, Motta (Grygera 45'), Barzagli, Bonucci, Grosso (Sorensen 82'), Melo, Aquilani, Marchisio, Krasic , Pepe (Salihamidzic 86'), Matri.

Hasil dan Video Hasil Pertandingan Napoli vs Lazio (Serie A 2010/11)

Hasil Napoli vs Lazio. Napoli sukses merebut kembali posisi kedua klasmen sementara Serie A Italia berkat kemenangan dramatis atas Lazio dengan skor 4-3.

Bertanding di San Paolo, Minggu, 3 April 2011, malam WIB, Lazio mampu unggul terlebih dahulu melalui gol Stefano Mauri pada menit ke-29. Mauri sukses melewati dua pemain bertahan Napoli sebelum melepaskan tendangan ke tiang jauh tanpa mampu diantisipasi Morgan De Sanctis. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir.

Pada menit ke-57, Lazio gandakan keunggulan. Kali ini, umpan silang Javier Garrido sukses diteruskan oleh sontekan Andre Dias tanpa mampu diantisipasi De Sanctis.

Napoli kemudian memperkecil keadaan melalui sundulan Andrea Dossena pada menit ke-60. Memanfaatkan umpan tendangan bebas Lavezzi, Dossena yang berada di tiang jauh meneruskannya ke gawang Fernando Muslera.

Dua menit berselang, Napoli berhasil menyamakan kedudukan. Kembali berawal dari situasi bola mati yang dieksekusi Lavezzi, bola diterima oleh Edinson Cavani yang tak terkawal dengan mudah menaklukkan Muslera.

Beberapa menit berselang, tendangan keras Cristian Brocchi sempat melewati garis gawang. Namun, wasit tak mengesahkannya menjadi gol.

Tapi, kekecewaan Napoli langsung terbayar. Pada menit ke-68, gol bunuh diri Salvatore Aronica kembali membawa tim tamu unggul.

Pelanggaran Giuseppe Biava di kotak terlarang berbah fatal bagi Lazio. Biava dikartu merah, Napoli dapat penalti. Cavani yang ditunjuk menjadi algojo sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-82.

Pada menit ke-88, Cavani mencetak gol ke-25-nya musim ini, sekaligus menyamai pencapaian Antonio Di Natale. Napoliu pun menang dramatis 4-3 atas Lazio.

Dengan tambahan tiga angka ini menjadikan Napoli naik ke posisi kedua klasemen dengan torehan 62 poin. Mereka kini terpaut tiga poin saja dengan pemegang tampuk Caplista, AC Milan. Sementara Lazio tetap di posisi kelima dengan raihan 50 poin.

Video hasil pertandingan Napoli vs Lazio bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain Napoli vs Lazio:

Napoli: De Sanctis, Campagnaro, Cannavaro, Aronica; Maggio, Pazienza (Mascara 58), Yebda (C Lucarelli 85), Dossena (Gargano 77); Hamsik; Cavani, Lavezzi.

Lazio: Muslera, Lichtsteiner, Biava, Dias, Garrido; Brocchi, Bresciano (Stendardo 82); Gonzalez, Mauri, Sculli; Zarate (Floccari 83).

 

Saturday, April 2, 2011

Hasil dan Video Pertandingan AC Milan vs Inter Milan (Serie A 2010/11)

Hasil AC Milan vs Inter Milan. AC Milan menunjukan keperkasaannya pada Derby della Madonnina musim ini. Setelah menang pada pertemuan pertama, kali ini I Rossoneri kembali mempecundangi juara bertahan sekaligus rival sekotanya, Inter Milan, dengan skor 3-0, (2/4).

Bertindak sebagai tua rumah, Milan langsung mengejutkan lewat gol cepat Alexandre Pato. Striker asal Brasil itu berhasil membobol gawang Inter yang dijaga Julius Cesar saat laga baru berjalan kurang dari semenit.

Gol Milan diawali serangan Robinho yang masih mampu dimentahkan kiper Julio Cesar. Namun bola muntahs egera disambar Pato yang berdiri bebas dan tinggal menceploskannya ke gawang kosong.

Terkejut dengan gol cepat, Inter berusaha bangkit. Pada menit ke-19, I Nerazzurri nyaris menyamakan kedudukan saat Giampaolo Pazzini berhasil melakukan penetrasi ke kotak penalti AC Milan. Sayang, tendangan kerasnya masih mampu ditepis oleh kiper Milan, Christian Abbiati.

Peluang kembali didapat Milan pada menit ke-37. Bola hasil tendangan spekulasi Mark van Bommel membentur salah satu bek Inter dan hampir menjebol gawang Julio Cesar. Beruntung, masih ada mistar gawang yang menggagalkan upaya Milan menambah gol.

Striker Inter, Samuel Eto'o memiliki kesempoatan terakhir sebelum turun minum. Sayang, selain sepakannya di muka gawang masih melenceng, striker asal Kamerun itu juga sudah berada pada posisi offside.

Memasuki babak kedua, petaka kembali menghampiri Inter. Penetrasi Pato pada menit ke-54 terpaksa dihentikan Cristian Chivu yang bertindak menjadi pemain terakhir sebelum Cesar. Tanpa ampun, wasit Nicola Rizzoli segera memberikannya kartu merah langsung.

Kehilangan satu pemain belakang membuat inter terpaksa menarik keluar Goran Pandev dan menggantinya dengan Ivan Cordoba. Sayangnya, perubahan yang dilakukan pelatih leonardo itu tak banyak membantu.

Memasuki menit ke-62, Milan justru mampu menambah keunggulan melalui brace yang dicetak Pato. Menerima umpan tarik Kevin-Prince Boateng, Pato yang berdiri tanpa kawalan mampu menceploskan bola ke gawang.

Gol itu sempat mendapat protes dari kubu Inter karena saat menerima umpan Pato dianggap berdiri pada posisi offside. Namun wasit tak menggubrisnya.

Gol kedua Milan membuat mental pemain Inter mulai jatuh, Meski Diego Milito sudah dimainkan pascakembali dari cedera. Namun masuknya Milito tak mampu memberi dampak positif pada permainan Inter.

Bahkan, semenit menjelang laga usai. Milan mampu menambah satu gol setelah wasit menghadiahi penalti akibat pelanggaran Javier Zanetti. Antonio Cassano yang bertindak sebagai algojo mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Skor menjadi 3-0 buat Milan.

ironisnya, hanya dua menit setelah mencetak gol tambahan, kartu merah langsung melayang untuknya. Sebelum melakukan pelanggaran, Cassano memang sempat diganjar kartu kuning akibat selebrasi sambil membuka kaosnya. Namun, kartu merah itu tak memberi dampak apa-apa bagi keunggulan Milan. Hingga laga usai, skor 3-0 tetap bertahan.

Dengan tambahan tiga angka dari laga derby ini, Milan kembali menjauh dari kejaran Inter dengan keunggulan 5 poin. Perjuangan Inter pun semakin berat untuk mempertahankan Scudetto musim ini.

Video hasil pertandingan AC Milan vs Inter Milan bisa disaksikan di Soccer Video.

Susunan pemain AC Milan vs Inter Milan
:

AC Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Gattuso (Flamini 51'), Van Bommel, Seedorf; Boateng; Robinho (Cassano 80'), Pato (Emanuelson 84').

Inter Milan: Julio Cesar; Maicon, Ranocchia, Chivu, Zanetti; Cambiasso (Stankovic 74'), Thiago Motta; Pandev (Cordoba 55'), Sneijder, Eto’o; Pazzini (Milito 63').

Wednesday, March 30, 2011

Preview Derby Milano 2011: Andrea Pirlo Siap Tampil Perkuat AC Milan

Preview Derby Milano 2011: Andrea Pirlo Siap Tampil Perkuat AC Milan. Kabar baik menghampiri kubu AC Milan jelang derby Milano 2011 pada Minggu (3/4). Andrea Pirlo dikabarkan akan bisa memperkuat I Rosonerri pada laga kontra Inter Milan pada akhir pekan ini.

Setelah berbulan-bulan bergelut dengan cedera, kondisi Andrea Pirlo kini sudah jauh membaik. Kali terakhir Pirlo masuk skuad Milan di Seri A adalah pada 16 Oktober 2010 dalam laga kontra Chievo. Setelah itu dia harus menjalani pekan demi pekan di ruang perawatan menyusul cedera yang dia alami.

Gelandang 31 tahun itu sempat melakukan comeback di ajang Copa Italia pada pertengahan Januari 2011. Tapi dia kemudian kembali menghilang dari skuad Rossoneri.

Namun jelang laga krusial kontra Inter Milan, Minggu (3/4/2011) dinihari WIB, kondisi Pirlo dikabarkan sudah jauh membaik. Pada Selasa (29/3/2011) kemarin dia sudah menjalani latihan penuh bersama rekan-rekannya, termasuk mengikuti simulasi pertandingan secara penuh usai latihan.

Ini jadi kabar baik buat pelatih Massimiliano Allegri yang sepanjang musim ini tidak punya lini tengah yang memumpuni karena cedera yang bergantian mendatangi pemainnya. Kembalinya Pirlo akan membuat serangan Milan lebih mengalir dan variatif, terlebih Rossoneri akan ditinggal Zlatan Ibrahimovic yang dapat sanksi larangan bermain.



Dikutip dari La Gazzetta Dello Sport, beberapa gelandang Diavolo Rosso juga sudah menunjukkan kondisi membaik. Kevin Prince Boateng dan Mark van Bommel sudah pulih dari cedera ringan yang didapat dan bisa jadi opsi dalam laga Derby Della Madonnina.

Bagaimana prediksi Derby Milano 2011? Silahkan disimak di Prediksi Skor Pertandingan AC Milan vs Inter Milan (Serie A 2010/11).

Preview Derby Milano 2011: Tiga Pilar Utama Milan Siap Tampil Hadapi Inter

Preview Derby Milano 2011: Tiga Pilar Utama Milan Siap Tampil Hadapi Inter. Kabar baik untuk AC Milan jelang duel sengit kontra Inter Milan akhir pekan ini. Trio Rosssoneri terlihat mulai mengikuti latihan penuh.

Alexandre Pato, Kevin-Prince Boateng dan Mark van Bommel akhirnya membuat allenatore Massimiliano Allegri sedikit lega. Ketiganya terlihat dalam sesi latihan bersama skuad Milan lainnya, Kamis (30/3/2011) waktu setempat.

Padahal sebelumnya Allegri merasa cemas tak bisa menurunkan kekuatan terbaik lantaran ketiga pemain tersebut masuk ruang perawatan. Pato dan Boateng mendapat cedera ringan pekan lalu, sementara Van Bommel terpaksa meninggalkan Timnas Belanda lebih awal akibat cedera.

Hadirnya tiga punggawa Rossoneri di Milanelo mencuatkan kabar bahwa ketiganya siap diturunkan dalam partai besar bertajuk Derby della Madonnina, Minggu (3/4/2011) dini hari WIB, demikian dilansir Football-Italia, Kamis (31/3/2011).

Sementara itu hanya Andrea Pirlo dan Filippo Inzaghi yang masih dalam perawatan intensif dan tetap latihan terpisah dengan skuad lainnya.

Besar kemungkinan Pato diduetkan dengan kompatriotnya, Robinho, karena Zlatan Ibrahimovic harus absen akibat sanksi tiga laga yang diterimanya beberapa waktu lalu.

Monday, March 28, 2011

Jelang AS Roma vs Juventus: Aquilani Menantang De Rossi

Jelang AS Roma vs Juventus: Aquilani Menantang De Rossi. Selain Francesco Totti vs Alessandro Del Piero, pertandingan AS Roma vs Juventus di giornata 31 (3/4) juga menjadi ajang duel dua gelandang yang sama-sama berangkat dari akademi sepak bola I Lupi: Alberto Aquilani vs Daniele De Rossi.

Keduanya sempat dianggap sebagai bintang masa depan Roma. Aquilani dijuluki Il Principino (Pangeran Kecil) dan De Rossi disebut sebagai Capitan Futuro (Kapten Masa Depan). Dua julukan ini mengacu pada status keduanya sebagai calon penerus Totti.

Aquilani sebenarnya bisa dibilang lebih senior daripada De Rossi karena ia masuk akademi Roma tahun 1999, sedangkan De Rossi baru menyusul setahun kemudian. Tapi, nasib De Rossi jauh lebih baik.

Ia tidak pernah ke klub lain dan berhasil menjadi pemain utama I Giallorossi. Di lain pihak, Aquilani pernah dipinjamkan ke Triestina dan dijual ke Liverpool sebelum sekarang memperkuat Juventus dengan status pinjaman dari The Reds.

Di level tim nasional Italia, Aquilani juga kalah. Ia pertama kali dipanggil Gli Azzurri tahun 2006. Pada tahun yang sama, De Rossi sudah memperkuat Italia di Piala Dunia Jerman.

Dari fakta-fakta ini barangkali bisa diambil kesimpulan kualitas Aquilani ada di bawah De Rossi. Tapi, kini ada tanda-tanda Aquilani mulai mengatasi ketertinggalannya.





Sementara De Rossi semakin mantap menjadi jenderal lapangan tengah Roma, Aquilani juga mapan di Juventus. Dia menjadi pemain terpenting di jantung permainan I Bianconeri.

Sejauh ini Aquilani sudah membuat 1.258 passing dalam 26 pertandingan atau 48,4 per partai. Jumlah itu paling banyak diantara pemain-pemain Juventus. Statusnya sama dengan De Rossi, yang juga paling banyak melakukan passing di Roma (1.334/55,6 per partai).

Peran Aquilani juga tampak krusial di Juventus. Pada pertemuan pertama Roma vs Juventus di Serie A musim ini. Aquilani membantu La Vecchia Signora mendapatkan hasil imbang 1-1. Saat dia absen dalam pertemuan lainnya di perempat final Coppa Italia, Juve kalah 0-2.

Aquilani makin menegaskan surat tantangannya kepada De Rossi dengan penampilan bagusnya saat memperkuat Italia menghadapi Slovenia di kualifikasi Piala Eropa 2012, Jumat (25/3).

De Rossi tidak bermain dalam pertandingan itu. Dia dipinggirkan oleh pelatih Cesare Prandelli karena melanggar kode etik tim nasional, yakni berlaku kasar pada pemain lawan di level klub.

Sempat ada kekhawatiran kerena De Rossi selama ini menjadi andalan di lini tengah Italia. Sebagai solusi, Prandelli memainkan lini tengah tanpa gelandang bertahan dengan Aquilani salah satu personilnya. Italia menang 1-0.

Italia mampu menang tanpa De Rossi dan dengan Aquilani. Hasil itu tentu menumbuhkan optimisme bagi Il Pricipino bahwa kali ini dia bisa berduel melawan Capitan Futuro dalam level kekuatan yang setara.

Aquilani sendiri sangat antusias menatap comeback ke Stadio Olimpico untuk menghadapi klub yang membesarkannya. "Partai yang emosional buat saya. Saya akan bertemu teman-teman lama. Sambutan macam apa yang saya harapkan? Tentu saja cinta," kata Aquilani di Sportmediaset.